Ringankan Beban Masyarakat, Polres Kotim Gelar Pangan Murah

Masyarakat saat berbelanja pada kegiatan Gerakan pangan murah dari Polres Kotim yang bekerjasama dengan Perum Bulog, di Taman Kota Sampit, Kamis (14/5/2025). (Foto: Apri)

TINTABORNEO.COM, Sampit – Polres Kotawaringin Timur (Kotim) bekerja sama dengan Perum Bulog menggelar gerakan pangan murah di Taman Kota Sampit, Kamis (14/8/2025). Kegiatan ini juga menjadi bagian dari launching serentak pasar murah Indonesia.

Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual seharga Rp60 ribu per kemasan 5 kilogram, atau di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berlaku sebesar Rp65.500. Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain menyebut kegiatan ini bertujuan meringankan beban masyarakat, menjaga stabilitas harga, dan menekan pedagang agar tidak melampaui HET.

“Target hari ini sebanyak 4 ton beras terjual. Pasar murah juga dilaksanakan serentak di seluruh Polsek jajaran di kecamatan,” ucap Resky. 

Ia menambahkan, program ini akan berlanjut hingga Desember 2025, dengan pembelian dibatasi maksimal 10 kilogram per orang agar distribusi merata.

Selain beras, tersedia pula telur dan produk beku hasil kerja sama dengan sejumlah distributor. Kepala Perum Bulog Kotim M Azwar Fuad menilai kerja sama dengan Polri berdampak positif terhadap lonjakan penjualan beras SPHP.

“Sebelum kerja sama, penjualan rata-rata hanya 2 ton per hari untuk wilayah Kotim dan Seruyan. Setelah bersama Polres, naik dua kali lipat menjadi 4 ton per hari,” terangnya. Dengan dukungan jaringan Polri hingga tingkat desa, distribusi pangan lebih luas dan merata.

“Beras dijual di bawah HET sehingga sangat membantu masyarakat, apalagi tenaga personel Bulog terbatas,” pungkasnya. (ri)