Dorong Penguatan Peran Guru dalam Transformasi Kurikulum Baru
TINTABORNEO.COM, Sampit – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendorong para guru untuk lebih proaktif dalam memahami pembaruan kurikulum dan pendekatan pembelajaran terbaru yang kini diterapkan secara nasional.
Guru dianggap memiliki peran sentral untuk memastikan transformasi kurikulum berjalan efektif di setiap satuan pendidikan.
Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdik Kotim, Edie Sucipto, menegaskan bahwa tuntutan terhadap kompetensi guru semakin tinggi seiring perubahan kebijakan pendidikan.
“Kegiatan ini bagian dari penguatan kompetensi guru dan pengembangan karier guru. Tagline yang kita angkat berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi bapak ibu semua, yaitu bagaimana memberikan kontribusi maksimal terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam kegiatan belajar mengajar,” katanya, Senin (17/11/2025).
Ia menyoroti hadirnya pendekatan pembelajaran mendalam dalam Permendikdasmen Nomor 23 Tahun 2025 yang menjadi arah pembelajaran di masa mendatang.
“Dalam struktur kurikulum terbaru memang tidak ada perubahan untuk PAUD, pendidikan dasar, maupun menengah. Namun, di situ dimasukkan istilah ‘pendekatan pembelajaran mendalam’. Nah, ini yang akan menjadi fokus kita selama dua hari ke depan,” jelasnya.
Edie menilai pendekatan baru ini tidak dapat berhasil tanpa kesiapan guru memahami esensi pembelajaran.
“Kita harus memastikan bahwa kita benar-benar memahami pendidikan, agar siswa-siswi kita memiliki karakter yang tangguh dan siap menghadapi masa depan,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa guru yang hadir mewakili berbagai kelompok kerja memiliki peran menyebarkan pemahaman kurikulum kepada rekan-rekan mereka di seluruh Kotim. (and)