Mobil Diduga Bukan Milik Korban, Bripda IA Kritis Usai Laka di Sampit

Kondisi mobil HR-V yang dikemudiankan oleh oknum polisi berpangkat Bripda usai mengalahkan kecelakaan di Jalan A Yani Kota Sampit beberapa waktu lalu. (Foto: ist)

TINTABORNEO.COM, Sampit – Seorang anggota kepolisian berpangkat Bripda dengan inisial IA (20) mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Ahmad Yani, Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Kecelakaan terjadi pada Kamis (28/8/2025) pagi, tepat di depan SMPN 2 Sampit. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius dan kini harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit Palangkaraya.

Kasat Lantas Polres Kotim, AKP Hariyanto, membenarkan adanya insiden tersebut. Menurutnya, korban masih belum bisa dimintai keterangan karena kondisinya yang sangat kritis.

“Sampai dengan saat ini, pengemudi belum bisa kita mintai keterangan karena masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit Palangkaraya,” kata AKP Hariyanto kepada wartawan, Sabtu (30/8/2025).

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, mobil Honda HR-V dengan nomor polisi DA 1239 JH yang dikendarai Bripda IA melaju dari arah Pelabuhan Sampit menuju Bundaran Polres Kotim (titik nol). Namun, sesampainya di depan SMPN 1 dan SMPN 2 Sampit, mobil tiba-tiba oleng hingga menabrak pembatas jalan.

Benturan keras membuat kendaraan rusak parah, sementara korban terlempar keluar dari mobil. Saat kejadian, Bripda IA diketahui mengemudi seorang diri.

“Dalam laporan polisi, korban datang dari arah Pelabuhan menuju Bundaran Polres Kotim, kemudian oleng dan menabrak pembatas jalan. Saat kejadian, ia mengemudi seorang diri,” jelas Hariyanto.

Meski penyelidikan masih berlangsung, pihak kepolisian menduga faktor utama penyebab kecelakaan adalah pengemudi dalam keadaan mengantuk dan kelelahan.

 “Faktor sementara yang kami duga, korban mengantuk dan kurang konsentrasi sehingga hilang kendali. Namun kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Menariknya, kendaraan yang digunakan korban ternyata diduga bukan miliknya sendiri. Berdasarkan informasi yang diperoleh, mobil HR-V tersebut merupakan milik seorang perempuan berinisial S. Hingga kini, belum ada keterangan lebih lanjut terkait hubungan antara korban dengan pemilik kendaraan tersebut.

Informasi dari lapangan menyebutkan, Bripda IA mengalami cedera serius di bagian kepala akibat benturan keras. Korban mengalami keretakan di tengkorak sehingga harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit Palangkaraya.

Pihak kepolisian menegaskan, saat ini mereka memprioritaskan penyembuhan korban sebelum melanjutkan pemeriksaan lebih dalam terkait insiden tersebut.

 “Korban masih dirawat, jadi kami belum bisa meminta keterangan lebih lanjut. Saat ini fokus utama adalah penyembuhan korban,” pungkasnya. (li)