Kotim Siaga! Empat Sekolah Ditutup Hadapi Demo Aliansi Sipil

Kepala Disdik Kotim, Muhammad Irfansyah. (Foto: Apri)

TINTABORNEO.COM, Sampit – Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Disdik Kotim) mengeluarkan himbauan agar sejumlah sekolah di wilayah setempat meliburkan siswanya, pada Senin (1/9/2025). 

Kebijakan ini diambil menyusul adanya aksi solidaritas dari Aliansi Rakyat Kotim Bersatu yang akan digelar di depan Polres Kotim dan Gedung DPRD Kotim pada besok.

Kepala Disdik Kotim, Muhammad Irfansyah menjelaskan bahwa sekolah-sekolah yang berada di sekitar lokasi aksi diminta untuk menerapkan sistem Belajar Dari Rumah (BDR). Adapun guru tetap bekerja di sekolah dengan memberikan tugas kepada siswa agar dikerjakan di rumah masing-masing.

“Langkah ini kami ambil demi menjaga kondusivitas dan keamanan siswa. Jadi, khusus sekolah yang dekat dengan lokasi aksi, murid diarahkan untuk belajar dari rumah. Namun guru tetap masuk kerja seperti biasa,” ujar Irfansyah, Minggu (31/8/2025).

Sekolah yang terdampak antara lain SDN 3 MB Hulu, SDN 6 MB Hulu, SDN 5 MB Hulu, serta SD Islam Baiturrahim. Sementara itu, untuk guru dan tenaga kependidikan di seluruh jenjang, baik PAUD, SD hingga SMP negeri maupun swasta, diimbau agar tidak mendekati atau ikut serta dalam aksi solidaritas tersebut.

“Kami harapkan seluruh tenaga pendidik tetap memantau perkembangan situasi, tetapi tidak terlibat dalam aksi. Fokus tetap pada pembelajaran dan keselamatan anak-anak kita,” tegasnya.

Dengan adanya kebijakan ini, Disdik Kotim berharap kegiatan belajar tetap berjalan meski secara daring, serta situasi sekitar aksi dapat tetap terkendali tanpa mengganggu aktivitas pendidikan secara umum. (ri)