Buaya Raksasa Muncul di Sungai Rangkang, Warga Pulau Hanaut Resah

TINTABORNEO.COM, Sampit – Warga Desa Satiruk, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dikejutkan oleh kemunculan seekor buaya muara berukuran besar di Sungai Rangkang. Hewan itu terlihat berjemur di tepi sungai pada Rabu (6/8/2025) dan diperkirakan memiliki panjang lebih dari lima meter, melebihi ukuran perahu ces nelayan setempat.
Pemandangan tersebut sempat direkam warga dan tersebar luas di media sosial. “Ada buaya besar di Sungai Rangkang Desa Satiruk. Ukurannya besar,” kata Arief, warga setempat, Jumat (8/8/2025).
Menurutnya, kemunculan buaya bukan hal asing bagi masyarakat sekitar. Saat air pasang, predator ini kerap terlihat, bahkan lebih dari satu ekor.
“Kalau di sini memang banyak buaya. Tidak hanya yang ini saja, buaya lain juga sering muncul,” ujarnya.
Meski demikian, keberadaan buaya raksasa itu memicu kekhawatiran. Sungai Rangkang menjadi jalur utama menuju kebun, ladang, dan Kota Samuda, yang hanya dapat diakses menggunakan perahu atau feri. Sungai ini juga menjadi lokasi nelayan mencari ikan dan anak-anak bermain air.
“Khawatir dan kian meresahkan, buaya ini seharusnya ditangkap. Memang warga sini sudah tahu keberadaannya, tapi takutnya ada nelayan atau pemancing dari luar yang tidak tahu lalu diterkam buaya,” tambah Arief.
Sepanjang 2025, tercatat dua insiden serangan buaya di Pulau Hanaut, satu di antaranya menyebabkan korban meninggal dan satu korban lainnya mengalami luka parah.
Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari, tidak memelihara ternak di tepi sungai, serta menghindari membuang bangkai atau sampah yang bisa menarik perhatian buaya. (ri)