Pendaftar Sekolah Dasar di Pelosok Kotim Rendah

Kepala Disdik Kotim, Muhammad Irfansyah. (Foto: Apri)

TINTABORNEO.COM, Sampit – Jumlah pendaftar murid baru di sekolah dasar (SD) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menunjukkan ketimpangan signifikan antara sekolah di perkotaan dan di daerah pelosok. Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kotim, sebagian besar sekolah di kawasan kota mencatat jumlah pendaftar tinggi, sementara beberapa sekolah di pelosok minim bahkan nihil pendaftar.

SDN 2 Mentawa Baru (MB) Hulu menjadi sekolah dengan pendaftar terbanyak, yaitu 100 anak. Disusul SDN 3 MB Hulu dengan 94 pendaftar, SDN 4 MB Hilir 84 pendaftar, SDN 6 MB Hulu 63 pendaftar, serta SDN 7 Baamang Tengah 35 pendaftar. Angka ini menunjukkan dominasi minat masyarakat terhadap sekolah yang berlokasi di pusat kota.

Sebaliknya, sejumlah sekolah di wilayah pelosok seperti SDN 1 Tumbang Serawak, SDN 1 Samuda Besar, dan SDN 3 Samuda Besar tercatat tidak memperoleh pendaftar sama sekali. SDN 1 Tumbang Bejanai hanya menerima satu pendaftar, sedangkan SDN 3 Mentaya Seberang mencatat tiga pendaftar.

Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Muhammad Irfansyah, menjelaskan perbedaan jumlah pendaftar ini dipengaruhi kondisi geografis dan kepadatan penduduk. “Di wilayah padat seperti Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, pendaftar memang lebih banyak. Sementara di daerah yang penduduknya sedikit, jumlah pendaftar juga minim,” kata Irfansyah, Sabtu (12/7/2025).

Ia menegaskan, seluruh sekolah di Kotim memiliki standar yang sama dan tidak ada lagi label sekolah favorit. “Semua sekolah setara, hanya letaknya yang membuat minat masyarakat berbeda,” ujarnya.

Pemerintah daerah terus berupaya mendorong pemerataan akses pendidikan, agar anak-anak di pelosok juga mendapatkan layanan pendidikan yang layak dan berkualitas. (ri)