Ditpolairud Polda Kalteng Ajak Warga Perairan Seruyan Jauhi Narkoba Demi Kamtibmas

TINTABORNEO.COM, Kuala Pembuang – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Tengah kembali menggelar kegiatan pendekatan langsung kepada masyarakat perairan di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Seruyan, Kabupaten Seruyan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Polisi Masyarakat (Polmas) Ditpolairud Polda Kalteng. Salah satu fokus utama dalam kegiatan kali ini adalah menyampaikan imbauan agar masyarakat menjauhi narkoba, mengingat dampak buruk penyalahgunaan narkotika terhadap kesehatan fisik, mental, dan sosial masyarakat.
Dipimpin langsung oleh Ka Marnit DAS Seruyan, Aiptu Devi I.G, bersama sejumlah personel lainnya, tim Ditpolairud turun langsung menyambangi masyarakat yang beraktivitas di sekitar bantaran sungai. Dalam interaksi tersebut, petugas menyampaikan pesan-pesan penting agar warga tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, baik sebagai pengguna, pengedar, maupun dalam bentuk keterlibatan lainnya.
“Kami mengingatkan masyarakat bahwa narkoba bukan hanya merusak tubuh dan jiwa, tapi juga bisa menghancurkan masa depan keluarga. Karena itu kami mengajak semua pihak untuk menolak narkoba dan ikut menjaga wilayah perairan kita tetap aman dan sehat,” ujar Aiptu Devi. Minggu (27/7/2025).
Warga yang ditemui dalam kegiatan itu juga diberikan pemahaman bahwa penyalahgunaan narkoba adalah lelanggaran hukum yang dapat berujung pada sanksi pidana, serta menjadi sumber berbagai permasalahan sosial di lingkungan mereka.
Selain mengedukasi warga tentang bahaya narkoba, kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat, sehingga kehadiran Polri di tengah masyarakat benar-benar dirasakan manfaatnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Melalui pendekatan ini, Ditpolairud Polda Kalteng berharaptercipta lingkungan masyarakat perairan yang bersih dari narkoba, tertib hukum, dan kondusif secara umum.
“Kesadaran hukum dan kebersamaan adalah kunci menjaga wilayah tetap damai. Kami akan terus hadir untuk memastikan itu berjalan,” pungkas Aiptu Devi. (li)