Cegah Kecelakaan dan Kriminalitas, Ditpolairud Polda Kalteng Gencarkan Patroli Sungai

TINTABORNEO.COM, Sampit – Kapal Polisi (KP) XVIII-2005 yang beroperasi di bawah komando Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Tengah, kembali melaksanakan patroli rutin di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Mentaya, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), pada Minggu (27/07/2025).
Patroli yang dilaksanakan oleh personel KP XVIII-2005 ini difokuskan pada pemeriksaan dokumen pelayaran kapal serta memberikan imbauan kepada para awak kapal (ABK) agar selalu mematuhi aturan pelayaran yang berlaku. Langkah ini dinilai penting untuk mengantisipasi potensi kecelakaan maupun pelanggaran hukum di perairan.
Dirpolairud Polda Kalteng, Kombes Pol Dony Eka Putra, mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, menjelaskan bahwa kegiatan pemeriksaan dokumen kapal merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk menjaga keselamatan dan kelancaran pelayaran.
“Melalui patroli dan pengecekan rutin ini, kami bisa mengetahui apakah ada dokumen kapal yang sudah atau hampir habis masa berlakunya. Kami juga memastikan bahwa seluruh awak kapal dalam kondisi sehat. Jika ada yang mengalami gangguan kesehatan, kami minta segera melapor untuk diberikan penanganan medis,” ujar Dony.
Komandan KP XVIII-2005, Bripka Sunardi, turut mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan saat berada di atas kapal, khususnya pada kondisi cuaca ekstrem seperti hujan deras dan badai. Menurutnya, kesadaran terhadap keselamatan kerja harus menjadi prioritas utama bagi seluruh pelaku transportasi sungai.
“Keselamatan di atas kapal sangat penting dan berdampak besar dalam mengurangi risiko kecelakaan kerja. Kami juga selalu mengingatkan para ABK agar menjaga kesehatan, karena mereka berada di lapangan dengan risiko tinggi, terutama saat musim penghujan,” tegas Bripka Sunardi.
Ditpolairud Polda Kalteng menegaskan bahwa kegiatan patroli akan terus digelar secara berkala guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban di perairan Sampit dan sekitarnya. Selain memeriksa kelengkapan surat kapal, personel juga menyosialisasikan pentingnya mencegah tindak kriminalitas di wilayah perairan.
“Patroli ini bukan hanya soal pemeriksaan, tapi juga upaya membangun komunikasi dengan masyarakat pesisir dan pelaku pelayaran, agar tercipta rasa aman dan nyaman saat melintas di sungai,” tutupnya. (li)