Tingkatkan Kualitas Layanan, RSUD dr Murjani Fokus Tambah Dokter Spesialis dan Evaluasi Sarpras

TINTABORNEO.COM, Sampit – RSUD dr Murjani Sampit terus melakukan pembenahan menyeluruh untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Tak hanya pada aspek fisik seperti pembangunan dan fasilitas, rumah sakit milik pemerintah daerah ini juga memprioritaskan penambahan tenaga medis, terutama dokter spesialis.
Plt Direktur RSUD dr Murjani, dr Yulia Noviany, menyampaikan bahwa peningkatan kualitas layanan menjadi fokus utama pihaknya saat ini.
“Kami tidak hanya memperbaiki sarana dan prasarana, tapi juga terus menambah jumlah tenaga kesehatan, terutama dokter spesialis yang sangat dibutuhkan dalam pelayanan,” ujar dr Yulia, Jumat (27/6/2025).
Saat ini, layanan rawat jalan di RSUD dr Murjani melibatkan dokter yang menangani antara 30 hingga 40 pasien per hari. Beberapa layanan khusus seperti medical check-up, kesehatan kerja, serta klinik kejiwaan bahkan bisa menerima hingga ratusan pasien dengan sistem pelayanan terjadwal.
Sejumlah klinik yang paling sering dikunjungi antara lain klinik kesehatan jiwa, kesehatan kerja (okupasi), penyakit dalam, obgyn, anak, dan gigi. Hal ini menunjukkan kebutuhan tinggi masyarakat akan pelayanan spesialis di sektor-sektor tersebut.
“Total kami memiliki 61 dokter, terdiri dari 41 dokter spesialis dan 20 dokter umum. Jumlah dokter spesialis ini memang lebih banyak, karena memang kebutuhan pasien terhadap layanan spesifik juga meningkat,” jelasnya.
dr Yulia juga mengungkapkan bahwa pihak RSUD telah berdialog langsung dengan anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah dari daerah pemilihan Kotim-Seruyan saat kunjungan kerja beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan tersebut, sejumlah persoalan strategis seperti ketersediaan tenaga medis, fasilitas penunjang, serta kelengkapan sarana-prasarana menjadi topik utama pembahasan.
“Ada beberapa teknis yang kami diskusikan, termasuk regulasi yang perlu diperhatikan. Hasil dari pertemuan ini akan kami komunikasikan ke Pemerintah Provinsi melalui Dinas Kesehatan Kalteng,” tuturnya.
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat sistem layanan rumah sakit sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas dan merata. (ri)