Dugaan Korupsi Mengemuka, Bupati Tegas Dukung Penyelidikan Pelabuhan Sampit

Bupati Kotim, Halikinnor didampingi Wakil Bupati Kotim, Irawati saat diwawancarai awak media.

TINTABORNEO.COM, Sampit – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor, angkat bicara terkait langkah Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) yang kini tengah menyelidiki dugaan penyimpangan pengelolaan pelabuhan di Sampit. 

Ia menegaskan bahwa penyelidikan merupakan bagian dari proses hukum yang wajar jika ada laporan dari masyarakat.

Menurut Halikinnor, dirinya telah mendengar adanya informasi terkait pungutan liar di sejumlah titik, termasuk di sekitar bawah Jembatan Asis yang kerap dilintasi tongkang.

“Itu biasa saja, karena ada laporan soal tarif dan pungutan segala macam, bagus saja aparat turun, supaya ketahuan jika ada permainan akan ditindak,” ucapnya, Minggu (15/6/2025).

Ia menilai kehadiran aparat dalam menyelidiki hal ini menjadi momentum baik untuk pembenahan sistem. Pemerintah daerah, kata dia, tidak akan menghalangi dan siap bekerja sama demi perbaikan ke depan.

Isu yang tengah berkembang Polda Kalteng saat ini sedang mendalami dugaan penyimpangan yang terjadi dalam aktivitas kepelabuhanan di Sampit. Bahkan sejumlah kantor sudah digeledah.

Hal ini diduga menyangkut ketidakjelasan pengelolaan pelabuhan, praktik pungli, serta pengelolaan pelabuhan yang dinilai tidak transparan. (ri)